Dua Pebalap Muda Indonesia Ukir Sejarah Di Pentas Balap Dunia


Galang Hendra Pratama pebalap binaan Yamaha Indonesia berhasil meraih podium Juara World Supersport 300 (WSSP300) di Sirkuit Jerez, Spanyol, (22/10) kemarin

Jakarta - Selamat untuk rider muda potensial Galang Hendra yang sukses meraih podium juara World Supersport 300 (WSSP300) di Sirkuit Jerez, Spanyol (22 Oktober). Ini sejarah pertama pembalap tanah air berprestasi di balapan level dunia. Lagu Indonesia Raya Berkumandang dan Bendera Merah Putih berkibar.

“Saya sangat gembira. Saya tidak menyangka dapat meraih podium juara di level dunia. Syukur kepada Tuhan, terimakasih untuk tim saya, keluarga dan para penggemar saya. Ini semua untuk Indonesia,“ ujar Galang Hendra Pratama yang merupakan pembalap binaan Yamaha Indonesia.

Adapun jalannya race WSSP300 di Jerez yang berlangsung dalam 11 lap, Galang Hendra yang start dari posisi ke-8, pada awal lap ada di posisi ke-6. Galang terus berjuang untuk memperbaiki posisinya. Saat lap akhir, petarung asal Yogyakarta usia 18 tahun ini dapat berada di posisi pertama. Namun di pertengahan lap, ada di deretan ke-2 dan bersaing ketat dengan Scott Derou (MTM HS Kawasaki).

Pada akhirnya, pada trek lurus setelah tikungan terakhir, Galang Hendra yang mengusung tim Motox Racing dapat mengambil alih dan finish pertama. Mereka hanya berbeda 0,026 detik saja. Perjuangan dan prestasi Galang Hendra di WSSP300 Jerez ini disaksikan langsung Minoru Morimoto selaku Presiden Direktur PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturung. Morimoto sangat bangga dan mengapresiasi podium juara WSSP300 yang telah diraih Galang Hendra.

“Kami sangat bangga dengan prestasi Galang dan Indonesia. Ini adalah bukti yang sangat baik bagi Indonesia karena WSSP300 merupakan  kejuaraan dunia. Galang Hendra bukan hanya pahlawan kita. Tetapi juga pahlawan dunia,“ bangga Minoru Morimoto.

Sehubungan gelar juara dunia WSSP300, pada akhirnya direbut Marc Garcia (Halcourier Racing). Walaupun finish ke-4, Garcia yang juga membesut YZF-R3 dapat mengalahkan rival terberatnya, Antonio Coppola (SK Racing) yang menyelesaikan lomba di deretan ke-3. Demikian berdasarkan penghitungan poin klasemen akhir WSSP300.  www.yamaharacingindonesia.co.id

Kabar gembira lainnya adalah, Dimas Ekky Pratama Pebalap Astra Honda Akan Tampil di Moto2 untuk pertama kali di Sirkuit Sepang Malaysia, (29-30/10).

Dimas Ekky Pratama pebalap binaan PT.Astra Honda Motor ( AHM ) akan turun dalam kejuaraan dunia Grand Prix Moto2 di Sepang International Sirkuit, Malaysia 
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Dimas Ekky Pratama akan tampil pada kejuaraan dunia Grand Prix Moto2 bersama tim Gresini Racing di Sepang International Circuit, Malaysia (28-29/10). Penampila perdana pebalap muda Tanah Air di Grand Prix Moto2 ini menjadi salah satu momen bersejarah putra bangsa yang berkiprah di ajang balap dunia.

Pada tahun ini, Dimas Ekky yang juga bermain pada kejuaraan CEV International Championship akan menjadi pebalap Indonesia satu-satunya yang berlaga di kejuaraan dunia Grand Prix Moto2. Performa balapnya yang terus meningkat di setiap sesi balap yang diikuti Dimas Ekky serta besarnya dukungan masyarakat Indonesia memikat tim balap Grand Prix Moto2, Gresini Racing untuk mendaulat pebalap Indonesia ini berlaga mewakili mereka pada seri Sepang (28-29/10).

Dimas akan turun menggantikan pebalap Jorge Navarro yang mengalami cedera saat bertanding di Philips Island, Australia pekan lalu untuk menghadapi ketatnya persaingan pebalap top level di kompetisi tersebut.

Marketing Director AHM Thomas Wijaya mengatakan AHM siap mendukung Dimas Ekky untuk mengisi posisi tersebut. Hal ini sejalan dengan komitmen dalam progam pembinaan balap AHM yang ingin mengantarkan anak bangsa dapat meraih mimpinya di dunia balap.

“Terima kasih untuk kesempatan berharga bagi pebalap binaan kami. Tentunya hal ini juga membawa kebanggaan tersendiri untuk bangsa Indonesia. Dimas memiliki pengalaman dan beragam prestasi di dunia balap yang telah ditempa melalui program pembinaan balap AHM. Kami senang hasil tempaan ini mendapat pengakuan dari tim balap profesional di Grand Prix Moto2, Gresini Racing. Mohon dukungan masyarakat untuk pebalap muda Indonesia ini," ujar Thomas.

Dimas Ekky merupakan pebalap yang menjadi binaan AHM sejak tahun 2013. Berbagai pengalaman di kejuaraan balap telah diikuti oleh Dimas Ekky mulai dari level Asia seperti Asia Road Racing Championship sampai dengan level internasional seperti Suzuka 4 Hours Endurance Championship dan 8 Hours Endurance World Championship dan CEV International Championship.

Beragam prestasi yang menjadi kebanggaan bangsa pun telah dihasilkan oleh Dimas Ekky di berbagai kesempatan balap, seperti podium ketiga pada ajang kejuaraan Eropa di CEV kelas Moto2 seri Cataluna, Juni lalu. Dimas menjadi pebalap Indonesia pertama yang mampu menaiki podium di kejuaraan bergengsi tersebut. Saat ini Dimas Ekky menduduki posisi 6 hasil klasemen sementara CEV Moto2 European Championship.

“Saya sangat senang mendapatkan tawaran bermain di Grand Prix Moto2. Ini merupakan momen luar biasa bagi saya. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Gresini Racing dan juga Astra Honda Motor. Persiapan ini sangat singkat, fokus utama saya saat ini pada sesi latihan dan banyak diskusi dengan mekanik. Saya akan maksimalkan ini untuk memperbesar potensi yang saya miliki,” ujar Dimas Ekky.

Masyarakat di Tanah Air dapat menyaksikan aksi balap Dimas Ekky pada Grand Prix Moto2 yang ditayangkan secara langsung di stasiun TV nasional pada Minggu (29/10) pukul 12.20 WIB.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dua Pebalap Muda Indonesia Ukir Sejarah Di Pentas Balap Dunia "

Posting Komentar